Swarnanews. Co. Ida-PALEMBANG – Kondisi infrastruktur di Jl. Sukabangun 1, Kelurahan Suka Bangun, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, kini menjadi sorotan tajam.
Pasalnya, jalur yang merupakan akses utama menuju beberapa perguruan tinggi ternama ini mengalami kerusakan parah hingga membentuk lubang menganga yang sangat membahayakan para pengguna jalan, terutama mahasiswa.
Berdasarkan pantauan di lapangan, titik kerusakan paling parah berada tepat di jalur yang setiap harinya ramai dilintasi oleh mahasiswa dari Poltekkes Kemenkes Palembang dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA).
Sebuah lubang besar dengan struktur besi penopang jalan yang sudah mencuat keluar tampak menjadi ancaman nyata di tengah badan jalan.
Keberadaan lubang ini semakin berbahaya karena posisinya sering tertutup genangan air sisa hujan. Bagi mahasiswa yang mengejar waktu kuliah, kondisi ini bak “jebakan batman” yang siap memicu kecelakaan.
“Setiap hari kami lewat sini untuk ke kampus. Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan karena tertutup air. Apalagi besinya sudah keluar-keluar begitu, kalau kena ban motor bisa langsung bocor atau malah bikin jatuh,” keluh salah satu mahasiswa Poltekkes yang melintas.
Selain menjadi akses ke kampus utama Poltekkes dan STIHPADA, jalan ini juga merupakan jalur aktif menuju Jurusan Farmasi Poltekkes Palembang dan STIKES Al Su’aibah, yang membuat volume kendaraan roda dua milik mahasiswa sangat padat pada jam-jam kuliah.
Tidak hanya mahasiswa, pelaku usaha di sepanjang Jl. Sukabangun 1 juga terdampak. Penjual kuliner seperti Mie Ayam Keanu 26 dan usaha lainnya harus berhadapan dengan genangan air dan aspal yang hancur, yang membuat kenyamanan pembeli terganggu.
Hingga saat ini, lubang tersebut belum mendapat perbaikan permanen dari pihak berwenang. Mahasiswa dan warga sekitar mendesak Pemerintah Kota Palembang untuk segera turun tangan sebelum kondisi jalan ini memakan korban jiwa, mengingat tingginya mobilitas kaum terpelajar di kawasan pendidikan tersebut.
Diharapkan bagi seluruh mahasiswa dan warga yang melintas di kawasan Sukabangun 1 untuk ekstra hati-hati, terutama saat kondisi jalan basah atau tergenang air.(*/Riz)


