AKIBAT GEMPAT NTT: Porak poranda.
SWARNANEWS.CO.ID, OGAN ILIR, — Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan pengalihan dana infaq Salat Jumat pada hari Jumat, 21 Agustus 2026 di seluruh masjid, amal usaha, dan jaringan persyarikatan Muhammadiyah untuk membantu korban bencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Gerakan solidaritas ini dikoordinasikan oleh Lazismu dan Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah (MDMC).
Langkah ini meneladani gerakan serupa yang dilakukan Muhammadiyah pada 12, 19, dan 26 Desember 2025, ketika infaq Jumat dialihkan untuk penanganan banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat. Saat itu, tidak kurang dari Rp70 miliar berhasil terkumpul dan disalurkan kepada para korban. Kini, segenap jajaran Muhammadiyah berharap dana untuk korban gempa NTT dapat terkumpul setara atau bahkan melampaui capaian sebelumnya.
Sosialisasi Berjalan Siang Hingga Malam di Ogan Ilir
Menyambut instruksi tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ogan Ilir, Sudarta Salman, SE, MM bersama jajarannya bergerak cepat. Siang hingga malam ini, tim menyebar melakukan sosialisasi kepada jajaran pengurus di semua tingkatan, sekolah-sekolah, serta takmir masjid Muhammadiyah se-Kabupaten Ogan Ilir agar instruksi ini segera dipahami dan dilaksanakan secara merata.
“Kami ingin memastikan setiap masjid, setiap sekolah, dan setiap warga persyarikatan memahami: ini saatnya kita hadir. Infaq Jumat tanggal 21 Agustus sepenuhnya kita alihkan untuk saudara-saudara kita di NTT yang sedang berduka dan tertimpa musibah,” ujar Sudarta Salman.
Mekanisme Penghimpunan dan Penyaluran Satu Pintu
Dana yang terkumpul akan dihimpun secara terpusat melalui LazisMu Daerah Ogan Ilir, kemudian diteruskan ke LazisMu Provinsi Sumatera Selatan hingga ke LazisMu Pusat. Penyaluran bantuan kepada korban bencana akan dilaksanakan secara satu pintu melalui MDMC Muhammadiyah — lembaga resiliensi bencana bertaraf internasional milik Muhammadiyah yang telah terbukti menangani berbagai bencana di dalam dan luar negeri.
Ketua PDM Ogan Ilir berharap gerakan ini dapat meringankan beban para korban sekaligus memperkuat semangat persaudaraan sesama anak bangsa. “Semoga setiap rupiah yang kita salurkan menjadi penolong yang nyata bagi saudara kita di NTT. Semoga Allah melipatgandakan pahala kebaikan kita semua,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sekretaris PDM Ogan Ilir; Marta Pujiono, S.Kom.I menyatakan bahwa Gerakan ini menegaskan kembali komitmen Muhammadiyah sebagai persyarikatan yang tidak hanya bergerak di bidang pendidikan dan dakwah, tetapi juga hadir sebagai kekuatan sosial-kemanusiaan yang merespons panggilan kemanusiaan dengan cepat, terstruktur, dan berkelanjutan. (Editor: Sarono P Sasmito)
*
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ogan Ilir
20 Agustus 2026
Sudarta Salman, SE. MM (Ketua)
Marta Pujiono, S.Kom.I (Sekretaris)



