Home Palembang Peringati Hari Sumpah Pemuda, Wali Kota Palembang Ingatkan Soal Kemajuan Sejati Sebuah...

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Wali Kota Palembang Ingatkan Soal Kemajuan Sejati Sebuah Bangsa

43
0

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari gedung-gedung tinggi, teknologi canggih, atau melimpahnya kekayaan.

Lebih dari itu, kemajuan sejati ditentukan oleh kualitas manusia, karakter yang kuat, serta kepedulian terhadap sesama.

Pesan tersebut ditegaskan Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di lapangan belakang Sekretariat Pemerintah Kota Palembang, Rabu (28/10/2026).

Di tengah suasana pagi yang sejuk dan langit yang sedikit mendung, upacara berlangsung khidmat.

Momentum peringatan Sumpah Pemuda itu menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan dan masa depan Kota Palembang maupun Indonesia.

Ratu Dewa menegaskan, Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Semangat persatuan dan perjuangan yang diwariskan para pemuda pada 1928 harus diwujudkan melalui tindakan nyata, inovasi, serta kontribusi pemikiran untuk kemajuan daerah dan bangsa.

“Kita ingin membangun Indonesia yang maju,” ujarnya.

Menurut Ratu Dewa, kemajuan tidak semata-mata ditentukan oleh pembangunan infrastruktur atau kecanggihan teknologi.

Fondasi utama kemajuan justru terletak pada manusia yang memiliki karakter kuat, semangat juang, dan kecintaan terhadap tanah air.

“Ya, kemajuan bukan hanya tentang gedung yang menjulang tinggi, teknologi yang semakin canggih, atau kekayaan yang berlimpah,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, kemajuan sejati bermula dari kualitas manusia, karakter, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Kemajuan membutuhkan generasi yang mencintai tanah air, tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan, serta memiliki kepekaan terhadap kesulitan yang dialami orang lain.

Tiga Karakter Kunci Generasi Muda

Dalam amanat tersebut, Ratu Dewa menyampaikan tiga karakter utama yang perlu ditanamkan kepada generasi muda untuk membangun masa depan bangsa, yakni patriotisme, kegigihan, dan empati.

Pertama, patriotik, yaitu mencintai Indonesia bukan hanya melalui ucapan, tetapi juga lewat pengabdian dan tindakan nyata bagi masyarakat, daerah, dan negara.
,
Kedua, gigih, yakni memiliki semangat pantang menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak terpuruk akibat kegagalan, serta terus berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa.

Ketiga, berempati, yaitu tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Ketiga karakter tersebut dinilai saling berkaitan. Cinta tanah air harus diwujudkan melalui pengabdian, kegigihan harus disertai nilai moral, sedangkan keberhasilan harus tetap berlandaskan kemanusiaan.

“Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya serta kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Generasi Muda sebagai Penentu Masa Depan Palembang

Pesan tersebut sejalan dengan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang, Ratu Dewa dan Prima Salam, dalam mewujudkan Palembang Cerdas, termasuk mendorong generasi muda agar memiliki kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Melalui momentum Sumpah Pemuda, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, tetapi turut mengambil peran melalui kreativitas, inovasi, prestasi, dan kepedulian sosial.

Menurut amanat yang dibacakan tersebut, masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh apa yang diwariskan generasi sebelumnya, tetapi juga oleh tindakan yang dilakukan generasi saat ini.

Karena itu, semangat Sumpah Pemuda perlu diterjemahkan menjadi kerja nyata, baik melalui pendidikan, pengembangan potensi diri, pengabdian kepada masyarakat, maupun partisipasi dalam pembangunan daerah.

Ratu Dewa pun mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama membangun bangsa dengan semangat pengabdian, daya juang, dan kemanusiaan.

“Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan. Sebab masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui. Masa depan adalah sesuatu yang sedang kita bangun bersama,” pungkas Dewa. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here