Beranda OKU Timur Pimpinan Lapas Kelas II B Martapura OKU Timur Diduga punya Kriteria Khusus...

Pimpinan Lapas Kelas II B Martapura OKU Timur Diduga punya Kriteria Khusus bagi Wartawan yang akan Meliput Pemberian Remisi HUT RI

148
0
Lapas Kelas IIB Martapura Kabupaten OKU Timur

SWARNANEWS.CO.ID.,OKUT – Beberapa wartawan yang bertugas di Kabupaten OKU Timur, mendapat perlakuan tidak mengenakkan, ketika akan melakukan peliputan kegiatan pemberian remisi bagi Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas II B Martapura OKU Timur.

Pasalnya, ada beberapa wartawan yang akan masuk ke lokasi kegiatan. Namun anehnya, wartawan sempat dihalangi oleh oknum petugas lapas.

Menurut oknum petugas, wartawan yang boleh masuk dan meliput kegiatan adalah wartawan yang sudah didata maupun terdaftar sebanyak 13 orang wartawan.

“Maaf pak saya hanya menjalankan tugas dari pimpinan” ujar oknum petugas.

Kejadian ini tentu membuat wartawan bertanya tanya, ada apa..??

Kok sepertinya ada syarat atau kriteria tertentu untuk bagi seorang wartawan yang akan menjalankan tugasnya, sehingga dihalangi untuk meliput kegiatan pemberian remisi dalam rangka HUT RI ke- 80 Tahun 2025 itu.

Spontan wartawan melontarkan protes. Setelah peristiwa itu Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas II Martapura Guntur Adi Prakoso, menemui wartawan dan berbicara, nah wartawan baru diperbolehakan masuk.

Namun demikian wartawan yang merasa profesinya dilecehkan tetap tidak terima atas perlakuan pihak Lapas Kelas II B Martapura.

Hal ini membuat ‎Mantan Ketua PWI OKU Timur 2 periode, Edward Ferdinant yang akrab disapa Awang, menyesalkan adanya sikap tebang pilih oleh pihak Lapas Martapura tersebut.

“Seharusnya ini tidak terjadi jika pihak Lapas paham dengan tugas wartawan. Selama ini hubungan wartawan dengan Lapas IIB Martapura cukup baik. Tapi sekarang tercoreng oleh kelakuan oknum yang sengaja menciptakan kondisi tidak baik antara Lapas Kelas II B Martapura dengan wartawan. Sebagai seorang wartawan tentu tidak terima dengan perbuatan yang dilakukan pihak Lapas Kelas II B Martapura yang melecehkan profesi kami,” tegas awang.

‎Sementara itu, Juliardi wartawan Harian Palpos yang bertugas di OKU Timur menambahkan, peristiwa ini baru sekali terjadi.

Selama ini hubungan yang terjalin sudah cukup harmonis tapi sekarang tercoreng oleh prilaku pihak Lapas Kelas IIB, Martapura.

Lebih prihatin lagi saat akan masuk wartawan yang tidak terdata sempat difoto oleh petugas.

“Kami datang hanya untuk liputan bukan untuk yang lain,” ucap Ardi .

Kalapas kelas II B Martapura OKU Timur, Abas Ruchandar, mohon maaf karena mungkin terjadi misskomunikasi.

“Saya mohon maaf jika itu membuat kawan-kawan wartawan tidak enak, mungkin ini hanya salah komunikasi saja” kilahnya saat diwawancarai awak media. (*)

Teks: prabu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini