Home Palembang Warga Jalan Sumatera I Desak Dinas PUPR Segera Perbaiki Jalan Rusak, Ketua...

Warga Jalan Sumatera I Desak Dinas PUPR Segera Perbaiki Jalan Rusak, Ketua RT 03 Sebut Dijanjikan Penyelesaian Lepas Idul Fitri, Pihak PUPR Bungkam

51
0
Kondisi Jalan Sumatera I Puncak Sekuning yang menyisakan 40 meter lagi tidak diperbaiki

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG – Pengaspalan tanggung yang dilakukan Dinas PUPR Palembang untuk wilayah kawasan Puncak Sekuning Kecamatan Ilir Barat I, Kelurahan 26 Ilir Palembang, terutama di Jalan Sumatera I, menjadi sesalan warga. Pengaspalan yang menyisakan 40 – 50 meter lagi itu dinilai janggal.

Jalan Sumatera I memang kondisinya agak aneh. Mulai dari Jalan Beliton yang tembus ke Jalan Sumatera I, kondisinya mulus. Baru saja dilakukan pengaspalan oleh Dinas PUPR Palembang.

Namun, di Jalan Sumatera I yang hanya beberapa meter, dengan kondisi jalan rusak banyak lubang dan jadi jalur arteri sering dilalui warga, malah tidak diperbaiki. Dan dibiarkan hingga kini masih berlubang sekitar 40 meter.

“Jalan Sumatera I merupakan jalan yang rusak parah banyak lubang yang cukup dalam. Sementara Jalan Sumatera II dan III tdk begitu rusak, tapi diaspal,” kata Madon, salah satu warga setempat, Sabtu 9 Mei 2026.

Dikatakannya, Dinas PUPR kota Palembang telah salah dalam mengatasi masalah yang ada. Karena jalan yang tidak begitu rusak semuanya di overlay pengaspalannya.

“Sedangkan Jalan Sumatera I yang rusak dan akses nya selalu dipakai masyarakat malah tidak menyeluruh, dibiarkan ada rusa sepanjang lebih kurang 40 meter, dan berlubang dalam. Tidak ada perbaikan apalagi pengaspalan,” sahut Madon.

Untuk itu, sambungnya, warag kawasan jalan tersebut mempertanyakan program PUPR kota Palembang ini seperti apa.

“Anggaran di buat untuk mengaspal jalan yang tidak atau belum butuh perbaikan mendesak malah diaspal. Sedangkan yang rusak parah dibiarkan dan tanpa tindakan apa-apa untuk perbaikannya,” ujar dia.

Pengerjaan Tidak Tuntas

Sementara itu, Ketua RT 03, Putra mengakui kalau pengaspalan jalan yang dilakukan Dinas PUPR Palembang, tidak tuntas.

Malah, sambungnya, bukan hanya di Jalan Sumatera I saja yang tidak tuntas diperbaiki, jalan Riau di kawasan tersebut, juga tidak tuntas diperbaiki. Di bagian ujung jalan masih rusak.

Dikatakan Putra, pengerjaan perbaikan jalan di kawasan tersebut, dilakukan saat bulan Ramadhan lalu. Petugas PUPR mengerjakannya saat malam hari.

Dia mengaku tidak mengetahui berapa panjang jalan yang diperbaiki. Ia pernah meminta land schedule perbaikan jalan ke PUPR, namun tidak pernah diberi. “Saya minta sama PU land schedule. Tidak dikasih ke saya ataupun ke kelurahan,” tegasnya, Sabtu 9 Mei 2026.

Pihak kelurahan juga tidak mengetahui apa apa perihal perbaikan jalan tersebut. Bahkan mereka juga tidak dimintai pendampingan saat pengaspalan jalan. Seluruh pembangunan dilakukan Dinas PUPR Palembang.

Namun, dirinya sempat mempertanyakan penyebab perbaikan jalan yang tidak tuntas tersebut ke Dinas PUPR Palembang. Dan meminta kapan pengaspalan lanjutan akan dilakukan.

“Dia bilang habis lebaran (Idul Fitri 1447 H), tapi sampai sekarang belum juga, dan ini sudah mau lebaran Idul Adha,” sebutnya.

Putra juga mengaku bingung jika warga mempertanyakan pengaspalan yang tidak tuntas itu. Makanya ia meminta no telepon petugas PPK yang bertugas memperbaiki jalan di wilayah tersebut. Warga diminta langsung menghubungi ke sana.

“Kemarin kontraktor saya telepon. Saya sesuai arahan dari PU katanya. Saya vendor, katanya. Kalau tidak dikerjakan, pembayaran saya tidak selesaikan,” ujar Putra menirukan ucapan kontraktor yang melakukan perbaikan jalan tersebut.

Tapi pihak kontraktor menyatakan kalau menurut Dinas PUPR, bahan untuk pengaspalan sudah habis saat itu. Makanya pengerjaan tidak tuntas. Dan kontraktor itu mengaku kalau jalan itu seharusnya di cor.

Sementara itu saat masalah ini ditanyakan ke Petugas PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Jalan Sumatera, M Taufik Costarico, ia tidak menjawab baik di telepon ataupun melalui chat.

Hal sama terjadi pada Kepala Dinas PUPR Palembang Yudha Fardyansah. Saat di hubungi via pesan singkat WhatsApp, Jumat 8 Mei 2026, ia tidak menjawab. (*)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here