ANTISIPATIF TERHADAP PERKEMBANGAN ZAMAN: Tak bisa dipungkiri keterampilan dan semangat wirausaha merupakan kesiapan yang harus dimiliki oleh para mahasiswa di tengah perkembangan dunia bisnis yang makin kompetitif saat ini. Untuk itu Prodi Ekonomi Syariah FAI UM Palembang menggelar bazar sebagai upaya melatih para mahasiswa menghasilkan produk kuliner dan lainya dan cara pemasarannya. Tampak Wakil Dekan I Dr. Rulitawati, M.Pd dan Sekretaris Prodi Ekonomi Syariah Hendri Nur Alam, SE, M.Si mendampingi mahasiswa memperlihatkan produk kuliner yang mereka hasilkan.
SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG –Ada suasana yang tak biasa di balkon lantai dua Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Palembang, Rabu (8/7/2026) pagi itu. Puluhan mahasiswa dan mahasiswi berjejer dengan meja yang tersaji berbagai kemasan makanan dan minuman.
Ada lumpia, salad buah dengan toping creamy, kopi dengan berbagai cita rasa, dengan packaging masing-masing yang tertera produk olahan yang dibuat sendiri oleh mahasiswa. Sementara di sebelah meja juga terpampang banner yang menjadi penarik-produk yang mereka perjualbeikan oleh masing-masing kelompok di meja mereka.
Suasana tawar-menawar produk layaknya penjual dan pembeli terjadi. Mahasiswa-mahasiswi yang bersikap ramah dan penuh senyum menawarkan dagangannya masing-masing. Sementara dosen, mahasiswa dan staf, karyawan lembaga pendidikan tinggi menjadi konsumen atau pembelinya. Terlihat transaksi jual beli terjadi. Ada di antara produk yang mereka jajakan nyaris habis, ada yang terjual kurang lebih separoh dan ada juga yang masih banyak tersisa.
Hiruk pikuk itu sebagai bentuk upaya untuk membekali mahasiswa kemampuan berwirausaha yang diselenggarakan Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Palembang menyelenggarakan bazaar ekspos produk praktikum Kewirausahaan yang berlangsung di balkon FAI kampus UM Palembang, Rabu (8/7/2026).
BERIKAN ARAHAN: Dekan FAI Dr. Purmansyah Ariadi, M.Ag tampak memberikan arah, Foto atas Dr. Antoni juga ikut mensuport para mahasiswa tersebut.
Terlihat hadir saat itu Dekan FAI, Dr. Purmansyah Ariadi, S.Ag, M.Hum, Wakil Dekan I, Dr. Rulitawati, MPd, Sekretaris Prodi Ekonomi Syariah, Hendri Nur Alam, SE, MSi, Sri Yanti, S.Pd, MPd, Ramadhon mahasiswa sementer 6 Prodi Ekonomi Syariah yang menjadi koordinator kegiatan tersebut.
Dekan FAI Dr. Purmansyah melalui Wakil Dekan I, Rulitawati didampingi Hendri mengemukakan ekspos produk merupakan rangkaian akhir program praktikum kewirausahaan yang merupakan integrasi capaian beberapa mata kuliah seperti Studi Kelayakan Bisnis, Matematika Keuangan, dan Kewirausahaan Syariah. Para mahasiswa menampilkan produk karya mereka dan presentasi laporan hasil bisnis dalam kurun waktu praktikum.
Swarnanews juga ikut interaksi dalam bazar tersebut sekaligus melakukan wawancara dengan para mahasiswa yang melakukan bazar tersebut, Mereka adalah Erika, Dela Manda, Imel Marselliyah, Azizah Meidyana Putri, Achmad Haekal Firdaus dan Okta Ramadhoni.
SEMANGAT: Para mahasiswa semangat memasarkan produk yang mereka hasilkan.
Erika mengaku sangat bergembira ikut dalam bazzar tersebut. Apalagi hal itu mengingatkan sabda Nabi Muhammad SAW yang mengemukakan, sembilan dari 10 pintu rezeki adalah berdagang. Dengan mengikuti bazar ini jadi ajang praktik langsung bagaimana berdagang meskipun dalam skala kecil. Praktik itu juga menjadikan dia memahami cara menawarkan produk, memberikan penjelasan produk yang dijual dengan keterangan komposisinya. Di samping itu juga menjadikan dirinya lebih bersemangat dalam mempromosikan produk-produk yang dia jual. Hal lain yang menurutnya penting dalam jual beli adalah jujur menjelaskan plus minus produk yang dia jual.
Mahasiswi yang lain, Fadhila mengaku sangat senang mengikuti bazar ini. Dengan mengikuti kegiatan ini bisa mempraktekkan bakat berdagang yang kita miliki.Saya juga merasakan ada bakat berdagang jadi sangat senang melakukan transaksi jual beli ini. Di samping itu kawan-kawan mahasiswa dan dosen juga banyak yang membeli.
Sedangkan strategi yang ingin dia lakukan akan terus gencar di media sosial untuk terus mengenalkan produk yang mereka hasilkan. Kami akan kerjasama membuat banner, munculkan di tik tok dan lainnya. Kendala yang dirasakan adalah bagaimana harus memanagemen waktu antara kesibukan kuliah dan berjualan. Sedangkan realita yang terlihat menurutnya Gen-z ini masih banyak malu-malu untuk menjadi pebisnis. Oleh karena itu perlu edukasi agar mereka bersedia menekuni bisnis tersebut.
Sementara itu Dela Manda yang memasarkan produk lumpia yang dibuatnya mengemukakan, memilih produk tersebut karena banyak konsumen yang menyukainya. Dengan olahan dicampur ayam segar di dalam lumpia. Potensi untung rugi memilih produk itu sudah dikalkulasi sejak awal. Dengan menjual seharga Rp3.000 per buah dia sudah memiliki keuntungan saat dihitung mulai dari bahan baku, pembuatan hingga pengemasan.
Azizah Meidyana Putri yang tak kalah bersemangat mengaku sangat bergembira ikut dalamm bazar tersebut. Dia mengaku dengan ikut bazar tersebut jadi momen untuk belajar dan memupuk jiwa optimis untuk menjadi pelaku bisnis ke depan. Di samping itu untuk memalui bisnis dia juga mendapatkan dukungan keluarga. Dia juga memandangkan perlunya medsos untuk mempromosikan produknya.
Senada dengan Azizah, Okta Ramadhan juga antusias ikut kegiatan tersebut. Melalui kegiatan tersebut dia juga dapat belajar cara melayani konsumen. Kemudian menjadikan dia memahami perilaku konsumen dan cara melayaninya.
Imel Marselia juga mengaku dengan ikut bazar itu dia memahami cara menjual, menawarkan produk. Ke depannya dia berharap membuka store atau toko. Menjelaskan kelebihan dari produk termasuk pembuatan dan kandungan gizi. Achmad Haekal yang juga ikut dalam bazar tersebut benar-benar sudah mempraktekkan tata cara melayani pembelli dengan baik. Seperti berwajah ramah dan familiar. Dengan bazar ini juga melatih tata cara mengkoordinasikan dengan teman-teman dalam menjual produknya.
SIAPKAN ALUMNI MUMPUNI: Obsesi itu yang ingin diwujudkan oleh Wakil Dekan I FAI Dr. Rulitawati, MPd dan Sekretaris Prodi Ekonomi Syariah Hendri Nur Alam, SE, M.Si sebagai bagian dari pimpinan FAI.
Wakil Dekan I Dr. Rulitawati dan Sekretaris Prodi Hendri Nur Alam, yang diwawancarai terpisah mengemukakan, setidaknya tiga luaran yang dapat terealisasi melalui rangkaian kegiatan ini yakni pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam berwirausaha yang juga masuk menjadi kurikulum kampus dan fakultas. Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang ingin wujudkan mahasiswa dilatih untuk berinovasi dan mengasah juga mempersiapkan ide bisnis lalu mengembangkannya menjadi produk yang profitable, selain itu mahasiswa juga dituntut untuk bisa berinteraksi dengan berbagai pihak di lini bisnis terkait. Jadi bagi mereka yang punya bakat bisnis ataupun yang memilih kerja di perkantoran tetap kita arahkan untuk mencapai masa depan.
Hendri menambahkan, dengan bazar tersebut secara teori adalah merupakan cara untuk membangkitkan jiwa wirausaha di kalangan mahasiswa. Ada diantara mereka mempunyai bakat untuk menjadi pengusaha tetapi di sisi lain kita harapkan bukan hanya menjadi pencari kerja tetapi yang urgen kita harapan mereka bisa menciptakan lapangan kerja. Kegiatan Praktikum Kewirausahaan Syariah ini telah berhasil menghadirkan berbagai produk hasil dari kreatifitas mahasiswa program studi Ekonomi Syariah.
Foto: Dok Prodi Ekonomi Syariah FAI UM Palembang
Teks/Editing: Sarono P Sasmito












