MENITI JEJAK RASUL DAN BANGKIT AMALKAN SUNAH: Warga jalan Naskah Palembang dan tamu undangan dari berbagai lokasi tampak foto bersama dengan para habib yang mengisi acara malam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW malam itu. Momen itu dimaksudkan merekatkan ingatan kembali atas teladan yang telah Rasulllah berikan dan umat ini wajib ittiba kepada Pribadi Agung tersebut.
SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG—Materi dan intisari itulah yang disampaikan oleh Al-habib Ahmad Hanif bin buya Alhabib Umar Abdul Aziz bin Syihab pada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Jalan Naskah KM 7 di lapangan Depan Rumah RT 07 Kelurahan Sukarami Kecamatan Sukarami Palembang, Sabtu malam Ahad (19/9/2026).
Acara yang bertajuk Rindu Rasulullah: Meniti jalan kebaikan dengan menjalankan sunnah dan memperbanyak shalawat itu dihadiri ratusan jamaah pria, wanita, remaja hingga anak-anak. Mereka berkumpul di bawah tenda dan dipisahkan antara jamaah pria dan wanita yang dibantu dengan tampilan layar monitor.
ANTUSIAS DAN KHIDMAT: Tampak para hadirin kelompok bapak-bapak dan ibu-ibu yang terpisah dengan batas hijab. Mereka antusias dan khidmat mengikuti semua rangkaian acara hingga tuntas.
Momen yang dikemas dengan pembacaan shalawat diiringi hadroh dipimpin oleh pengasuh majelis Mualim Muhammad Thoyyib tersebut dipandu oleh Elfin Afriyandi sebagai MC. Saat itu juga dilakukan tasmiyah atau marhaban atas kehadiran anak-anak balita di dunia yakni Muhammad Ghafi Anael Gusti bin Gusti Saari Pratama, Fatimah Az-Zahra bin Muhammad Indra, Muhammad Bahadur Juniar Do bin Muhammad Bobi, Atjiba Romilah Binti M Bobi dan Hanindya Athaya binti M Rio Alfandy.
Dengan vokal yang bagus dan takzim, Elfin mengajak para hadirin membaca surah al-fatihah sebagai tanda pembukaan acara. Kemudian dilanjutkan dengan Sambutan Lurah Sukarami Suyandi Martin, S.Sos, M.Si.
DUKUNGAN PEMERINTAH SETEMPAT: Lurah Sukarami Palembang Suyandi Martin, S.Sos, MSi tampak hadir didampingi Ketua RW 12 Sarono dan Pemimpin Redaksi swarnanews Sarono P Sasmito yang sekaligus meliput momen keagamaan di Jalan Naskah Km 7 Palembang tersebut.
Suyandi menyatakan berterimakasih atas kekompakan dan kehadiran ratusan warga Naskah sehingga acara penting dalam memperingati hari lahir Rasulullah manusia agung itu dapat terlaksana.
“Seyogyanya mengingat dan meneladani Rasul memang tiap hari. Artinya kita peringati atau ingat sosok Rasulullah itu tiap hari dan bukan saat maulid saja,” ujarnya.
Namun, akan lebih baik juga dengan peringatan ini kita makin teringat dan bersemangat meneladani Rasulullah SAW, tambahnya.
Kemudian dilanjutkan dengan tausyiah yang dibawakan oleh Al-habib Ahmad Hanif bin buya Alhabib Umar Abdul Aziz bin Syihab. Pria berwajah khas Arab dan berjambang lebat dengan warna hitam ini menguraikan materi ceramahnya dengan gaya santai dan murah senyum. Diantaranya beliau mengutarakan panggilan sayang Allah kepada hamba-Nya, yang lebih terasa dekat sangat bermakna tatkala Allah memanggil hambaNya dengan Ibadi atau hambaKu. Ddi dalam Alquran banyak peristiwa penting Allah memanggil Rasulullah bukan dengan julukan ibadi atau hamba-Ku. Hal itu justru menyiratkan kasih sayang dan kedekatan Allah kepada hamba-Nya.
Hal itu juga diterapkan kepada manusia secara keseluruhan ketika banyak melakukan dosa dan kemaksiatan Allah justru memanggilnya dengan Ibadi juga. Diantaranya: “Hai hambaKu yang banyak bermaksiat kepada-Ku jangan putus asa kembalilah kepada bertaubatlah.”
Panggilan itu mencerminkan bahwa Allah sangat menyayangi hamba-Nya dan sangat mengharap hambaNya bertaubat dan kembali ke jalan-Nya. Pintu ampunan Allah sangat luas melebihi semua alam raya yang ada.
Pada kenyataannya atau sejatinya bukan Allah yg berkehendak menyiksa hamba-Nya tetapi hambaKu sendirilah yang mendzolimi dirinya sehingga menjatuhkan dirinya ke neraka atau kebinasaan.
Poin-poin itulah yang ditekankan oleh Habib. Ratusan hadirin tampak tepekur dan khusyuk menyimak tausyiah tersebut. Usai semua rangkaian acara hadirin dijamu makan dengan konsep halaqah. Satu halaqah tiga orang peserta sehingga terjalin suasana ukhuwah Islamiyah yang khas.
KERJASAMA SOLID: Tampak MC Elfin Afriyandi dan Abun sebagai bagian dari Panitia Inti pada saat wawancana dengan Pemimpin Redaksi Swarnanews Sarono P Sasmito di sela acara tersebut.
Para panitia seperti Abun, Elfin Afriyadi, Efran, Rosida (ibu RT), Eka Fitrian Nova Lisna, dan ibu-ibu Majelis Taklim lainnya tampak bahu membahu menjamu hadirin dengan hidangan yang menggugah selera. Suasana meriah tercipta namun tetap dalam koridor meneladani Rasulullah termasuk saat menikmati menu yang dihidangkan para hadirin menyatakan rasa syukurnya dapat hadir pada momen Keislaman tersebut. Mereka mengharapkan apa yang mereka lakukan terus membuahkan hasil kebaikan demi kebaikan sehingga Ummat Rasulullah benar-benar meniti jalan yang telah beliau tunjukan sebagai Uswah hasanah atau teladan terbaik dan menjadi Rahmatan lil alamin atau rahmat bagi seluruh alam.
Foto: Dok Panitia Maulid
Teks/Editor: Sarono P Sasmito





