DUKUNG PENGEMBANGAN ALBASYA: Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom. didampingi Kabag Kesra Hendrawijaya, SE Kakesbangpol Dra.Kesi Hardiana, MM dan staf lainnya saat menerima audiensi para pimpinan Ponpes Albasya yakni Direktur Lembaga Pengembangan Usaha, Sarono P Sasmito, SPd, Direktur Lembaga Penjaminan Mutu Ponpes Albasya Drs. HM Taher, MPd, Kepala Madrasah Aliyah Ustadzah Henny Nikmatuzzahry, SPd, Kepala SMPIT Dwi Seta, SEI, dan Wakil Kepala Sekolah SMPIT Utari Garini, SPd. Pada momen itu bupati menyatakan dukungannya bagi kemajuan dan pengembangan PPM Albasya dan siap membantu berbagai fasilitas pembelajaran lainnya.
SWARNANEWS.CO.ID, OGAN ILIR—Para pimpinan Pondok Pesantren Albasya terus berbagi peran secara solid. Jajaran pimpinan yang terdiri dari Trimurti yakni Mudir (pimpinan) Ponpes Albasya Kuntum Khairu Basa, SEI, MEI, Prof (HC) Dr. Ir Fanshurullah Asa, MT dan Drs. Aryus terus berjibaku membangun pondok dari sisi fisik dan kelembagaan dengan menjalin Kerjasama dengan berbagai pihak pada skala nasional. Sementara para pengelola harian terus berjibaku menjalin sinergi dengan berbagai pihak di tataran provinsi, kabupaten kota dan berbagai pihak lainnya.
Hal itu diwujudkan dengan terus melakukan audiensi dan Kerjasama lainnya seperti yang dilakukan pada Selasa (29/9/2026) mereka melakukan audiensi dengan Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, SH, MSi. Hadir pada momen itu Direktur Lembaga Pengembangan Usaha Ponpes Albasya, Sarono P Sasmito, S.Pd, Direktur Lembaga Penjaminan Mutu Drs. HM Taher, M.Pd., Kepala Madrasah Aliyah Ustadzah Henny Nikmatuzzahry, SPd, Kepala SMPIT Dwi Seta, SEI, dan Wakil Kepala Sekolah SMPIT Utari Garini, SPd melakukan audiensi dengan Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, SH, MSi di ruang audiensi Kantor Bupati OI di Tanjung Senai Indralaya Ogan Ilir Provinsi Sumsel.
Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, SH, MSi saat itu didampingi Kabag Kesra Hendrawijaya, SE Kakesbangpol Dra.Kesi Hardiana, MM dan staf lainnya.
SINERGI UMARA DAN ULAMA: Penghargaan yang besar terhadap kiprah pondok pesantren diwujudkan oleh Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar dengan terus menjalin sinergi yang baik terhadap ulama. Hal itu dilakukan dengan memberikan dukungan kepada Ponpes Albasya yang diharapkan menghasilkan para alumni yang menguasai ilmu agama juga piawai dan keahlian iptek lainnya.
Pada acara yang dipandu oleh Kabag Kesra Hendrawijaya tersebut, Sarono P Sasmito menyampaikan salam dari Tri Murti kepada Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar. Kemudian Sarono yang juga Pemimpin Redaksi Swarnanews dan Permatanews ini memaparkan sejarah eksistensi PPM Albasya yang saat ini telah berusia delapan tahun atau sewindu.
Secara kegiatan akademik ponpes ini membawahi lembaga pendidikan formal berupa Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) dan Madrasah Aliyah (MA) serta Madrasah Ibtidaiyah yang izin operasional sudah terbit dan siap berkiprah tahun 2027 mendatang. Hingga saat ini kedua level sekolah tersebut telah menghasilkan alumni-alumni yakni lulusan Madrasah Aliyah yang melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi, termasuk ke Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, masuk TNI dan lain sebagainya .
Sedangkan kegiatan yang bersifat fenomenal yang pernah digelar di ponpes yang berlokasi di Desa Payakabung Kecamatan Indralaya Utara Ogan Ilir, diantaranya menghadirkan Prof. Dr. Ustad Abdul Somad (UAS), Prof Dr. Said Agil Sirodj, serta tokoh-tokoh nasional lainnya pada Pengajian Akbar dan Haflah Wisuda Santri.
Sedangkan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara umum pernah digelar Ramadhan Festival Albasya (Rafasya) yang berlangsung di bulan Ramadhan tahun lalu. Kemudian kegiatan seminar bekerja sama dengan ICMI Orda Ogan Ilir, KUA Kecamatan Indralaya Utara dan banyak lagi kegiatan lainnya.
Pada kesempatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut Sarono P Sasmito dan M Taher juga mengutarakan akan adanya perhelatan yang bakal digelar di PPM Albasya yakni Peringatan Sewindu Ponpes Albasya yang akan menghadirkan dua orang menteri yakni Menteri Ketahanan Pangan Dr. Zulkifli Hasan dan Menteri Kebudayaan Dr. Fadli Zon.
Saat itu juga akan dilaksanakan Peresmian Gedung Nur Muhammad atau Nur Muhammad Building yang berdiri tiga lantai. Kemudian dilakukan peresmian Gedung Soldah, Gedung Syarifuddin serta ground breaking rumah berkonstruksi bambu di atas kolam yang ada di lingkungan kampus Ponpes Albasya serta Senam Massal Hijaiyah yang melibatkan 1000 santri sebagai rekor MURI menghadirkan maestronya Aki Jatnika.
Selain itu pimpinan Ponpes Albasya tersebut berkeinginan mejalin Kerjasama secara luas dengan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI).
ENERGIK DAN KAYA GAGASAN: Banyak gagasan yang Bupati OI Panca Wijaya Akbar utarakan pada audiensi tersebut agar para pengelola PPM Albasya banyak melakukan inovasi dan memunculkan berbagai keunggulan agar diminati masyarakat luas.
Menyambut apa yang disampaikan Sarono dan Taher, Bupati Panca yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten se-Indonesia (APKASI) ini dengan sangat terbuka memberikan apresiasi atas keberadaan PPM Albasya dalam membantu pemerintah menyajikan Pendidikan bernuansakan keagamaan bagi masyarakat.
Untuk kegiatan Sewindu Ponpes Albasya putra H Mawardi Yahya yang pendiri dan pemekaran Kabupaten OI ini menyatakan siap hadir. Pemkab OI juga siap membantu dalam penyambutan tamu-tamu VVIP, dengan meminjamkan bus-bus yang ada serta perlengkapan lain yang diperlukan dalam perhelatan akbar tersebut.
Pada kesempatan itu alumnus Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini juga banyak memberikan masukan dalam pengelolaan ponpes agar terus maju dan berkembang.
Dalam sajian Pendidikan dan perlakuan kepada para santri seyogyanya dapat diwujudkan dalam perlakuan “warm” yang kehangatan dalam memperlakukan santri. Dengan kehangatan, perlakuan santun, meluangkan banyak waktu untuk membersamai para santri secara intensif menjadikan orangtua yang menitipkan anaknya untuk dididik di Albasya akan lebih tenang dan nyaman.
Sedangkan dalam hal transportasi harus juga dipikirkan para santri non mukim idealnya ada kendaraan antar jemput sehingga orangtua tenang mengingat jalan di OI rawan laka lantas.
Di sisi lain daya tarik akan makin memikat para orangtua santri Ketika berbagai kegiatan ekstrakurikuler juga beragam. Untuk promosi dan sosialisasi menarik para Gen-z bisa digunakan gimik melalui medsos hingga eksistensi PPM Albasya makin dikenal luas.
“Untuk pembangunan dam kolam dan laboratorium komputer misalnya silahkan ajukan proposal untuk dimasukkan ke anggaran kita tahun mendatang,” ujarnya.
Di sisi lain Bupati Ogan Ilir (OI), Panca Wijaya Akbar, mengemukakan komitmennya yang besar terhadap penataan dan kesejahteraan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Ogan Ilir.
Beberapa bentuk perhatian, kebijakan, serta arahan tegas yang diberikan oleh Bupati Ogan Ilir terhadap PPPK: Pengangkatan Massa Honorer secara Bertahap. Bupati berkomitmen mengakomodasi tenaga honorer menjadi aparatur sipil negara. Salah satu langkah besarnya adalah melantik 1.236 PPPK (Formasi 2024). Penambahan formasi ini difokuskan untuk mengatasi kekurangan tenaga pengajar dan tenaga medis di pelosok Ogan Ilir. • Tenaga Guru: 360 orang, Tenaga Kesehatan: 284 orang • Tenaga Teknis: 592 orang. Formasi itu terus berjalan hingga tahun-tahun berikutnya.
Selain PPPK Penuh Waktu, Pemkab Ogan Ilir juga memproyeksikan pengangkatan ribuan honorer sisa menjadi PPPK Paruh Waktu guna memastikan status kerja mereka tetap diakui oleh negara. Untuk itu pihaknya juga telah menyiapkan ratusan miliar untuk formasi P3K demi menunjang Pendidikan di daerah ini.
Foto: Dok Kominfo Kab. OI
Teks/Editor: Sarono P Sasmito





