Home Pendidikan Fakultas Humaniora dan Informasi UMAD Palembang Yudisium Alumni: Kuasailah Ilmu IT dan...

Fakultas Humaniora dan Informasi UMAD Palembang Yudisium Alumni: Kuasailah Ilmu IT dan Penerapannya Secara Bijak Untuk Kemanusiaan  

49
0

KESEBELAS wisudawan yang baru saja menyelesaikan prosesi yudisium tampak foto bersama dalam kebahagiaan. Mereka berhak menyandang Gelar S.Kom dan menjadikan ilmu yang diperolehnya menjadi dasar untuk berjuang dalam kehidupan sebenarnya di tengah masyarakat.

SWARNANEWS,CO,ID, PALEMBANG—Tak mau ketinggalan dengan fakultas-fakultas lain di lingkungan Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UMAD) Palembang, Fakultas Humaniora dan Informasi juga meyudisium 11 orang lulusannya yang berkah menyandang Gelar Sarjana Komputer (S.Kom) di kampus UMAD Palembang, Kamis (22/10/2026).

 

BERJUANG MAJUKAN FAKULTAS: Jumlah wisudawan yang belum banyak masih di angka 11 orang tak menyurutkan langkah para pimpinan UMAD Palembang dan fakultas untuk terus memberikan proses pendidikan terbaik bagi para mahasiswanya.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua  Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumsel Ridwan Hayatuddin, SH, MH, Sekretaris BPH Kuswanto, Dekan Fakultas Humaniora dan Informasi Sukron, S.Kep. Ners MNS, Sri Yuliani Ketua Senat UMAD, Nara sumber Orasi Ilmiah Dr. Yesi Novaria Kunang, ST, M.Kom. Dari kalangan pelaku media juga hadir Pemimpin Redaksi Swarnanews dan Permatanews Sarono P Sasmito dan wartawan Sumeks.co. Kemudian hadir seluruh wisudawan dan undangan lainnya.

Acara yang dipandu MC Ariani mahasiswa Prodi Sistem Informasi ini dimulai dengan melafalkan basmalah. Kemudian dilanjut dengan pembacaan ayat suci Alquran lalu dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah.

Usai itu dilanjutkan dengan pembacaan SK kelulusan yang diterbitkan oleh Rektor UMAD kemudian pengalungan gordon kepada wisudawan dan penyerahan tanda lulus.

 

Prosesi pelantikan oleh Dekan Fakultas Humaniora dan Komunikasi Sukron M.Kep.

Kemudian dilanjutkan dengan Orasi Ilmiah dengan nara sumber Dr. Yesi Novaria Kunang, ST, M.Kom yang membahas tentang “Kecerdasan Buatan  di Era Transformasi Digital:  Tantangan, Etika dan Masa Depan Kemanusiaan”. Pada uraiannya akademisi yang menyelesaikan S3 di Universitas Sriwijaya ini menyoroti tentang fenomena banjir informasi saat ini dan kaitannya dengan kebenaran. Tetapi pada kenyataan banyak informasi yang keliru dan terdengar meyakinkan. Fakta bisa kehilangan konteks, bias data dapat terbawa ke hasil, serta konten sintetis dapat dipakai untuk memanipulasi informasi. Untuk menghadapinya harus menguasai Literasi Digital AI dengan kritis. Untuk itu harus diperiksa sumber dan bukti, pahami konteks dan lainnya.

USAI ORASI ILMIAH: Dr. Yesi Novaria Kunang, ST, M.Kom yang membahas tentang “Kecerdasan Buatan  di Era Transformasi Digital:  Tantangan, Etika dan Masa Depan Kemanusiaan” berfoto bersama dengan para hadirin.

Pada akhir paparannya dia menyarankan  jangan hanya menjadi manusia yang mampu mempergunakan mesin cerdas, tapi jadilah manusia yang memiliki kecerdasan, integritas dan kebijaksanaan untuk menentukan bagaimana kecerdasan itu digunakan. Masa depan tidak hanya membutuhkan teknologi yang semakin pintar masa depan juga membutuhkan manusia yang makin bijaksana.

Lalu dilanjutkan dengan kesan dan pesan dari alumni yang disampaikan oleh Eva. Saat ini menyampaikannya sampai terisak penuh haru.

Kemudian sambutan Dekan Fakultas Humaniora dan Informasi Sukron S.Kep  Ners MNS. Dia berpesan agar

jangan merasa cukup dengan ilmu yang telah diperoleh. Tetapi teruslah belajar dan belajar karena iptek terus bergerak maju.

Dengan terus belajar maka akan dapat terus beradaftasi dengan perkembangan yang terjadi.

Sementara itu Rektor UMAD Palembang  Dr. Mukhtaruddin Muchsiri, MP dalam amanahnya bercerita tentang Nabi Sulaiman

dengan Ratu Balqis dan fenomena mengangkat singgasana dari tempat Ratu Balqis ke istana Nabi Sulaiman yang bisa dilakukan sebelum mata nabi Sulaiman belum berkedip. Padahal jaraknya ribuan kilometer. Perkembangan demi perkembangan teknologi saat ini manusia bisa memahami dan mempergunakan partikel nano. Dulu saat teknologi pengiriman naskah mempergunakan faksimili. Ternyata saat ini ditemukan teknologi yang lebih cepat dari faksmili,

Semoga semua hal itu mengilhami para lulusan untuk terus berinovasi.

Sedangkan Ketua PWM Ridwan Hayatuddin berpesan agar para alumni tetap tekuna, rajin dan sabar untuk menggapai  kesuksesan. Terapkan prinsip orang mukmin yang kuat lebih dicintai oleh Allah SWT dibandingkan yang lemah. Dengan menguasai ilmu IT dan lainnya akan menjadi kekuatan berkomunikasi. Sampaikan kalimat itu kepda manusia sesuai konteksnya. Praktikkan ilmunya di lapangan. Kalau ilmu tidak dipraktekkan bagai pohon  tak berbuah.

“Jika kalian berhasil di tangah masyarakat maka akan mengundang jumlah mahasiswa baru berlipat-lipat lebih dari sekedar 11 orang,” tegasnya mengakhiri wejangan.

Usai itu prosesi yudisium selesai dan dilanjutkan dengan foto bersama. Suasana berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur.

Foto: DOK UMAD Palembang

Teks/Editor: Sarono P Sasmito

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here