Home Pendidikan
33
0

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG—Produktif terus menghasilkan alumni Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UMAD) Palembang kembali menggelar Yudisium dan angkat sumpah Fakultas Vokasi dari berbagai Program Studi di kampus tersebut Jalan Jenderal Ahmad Yani 13 Ulu Palembang, Kamis  (22/10/2026).

Hadir pada kesempatan itu Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan Ridwan Hayatuddin, SH, MH, Rektor Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UMAD) Palembang, Dr. Ir. Mukhtaruddin Muchsiri, MP,  Sekretaris Badan Pembina Harian UMAD Amidi, S.E., M.Si, Perwakilan Dinkes Kota Palembang, Perwakilan  RS Muhammadiyah Palembang  : dr. Agus Marsyal.,MH (Kabid  Pelayanan Medis), RS BARI  Hj. Sri Yulia Ningsih, S.Keb, SKM,aM.Kes,FISQua, Kepala Bagian Pendidikan dan Pelatihan (Kabag Diklat) RS Bhayangkara :  Devi Herlena,SKM,RD Kasubbag Binfung, Para Wakil Rektor I, II, dan III UMAD Palembang, Ketua dan anggota Senat Universitas, Ketua dan anggota Senat Fakultas, Dekan Fakultas Vokasi UMAD Palembang : Aristoteles, M.Kes., Ph.D, Para Ketua Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis (TLM), D3 Keperawatan, D3 Kesehatan D3 Lingkungan, D3 Fisioterapi, dan D3 Kebidanan, Para dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Vokasi dari kalangan media hadir Pemimpin Redaksi Swarnanews dan Permatanews Sarono P Sasmito dan dari Sumeks.co serta seluruh mahasiswa wisudawan  dan undangan lainnya.

Acara yang dipandu oleh orang MC mempergunakan bahasa Indonesia, Inggris dan Arab tersebut dimulai dengan melafalkan basmalah. Kemudian pembacaan ayat suci alquran dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhamamadiyah.

Kemudian dilanjutkan pembacaan SK Rektor dan prosesi yudisium dan pengalungan Gordon oleh Dekan Fakultas Vokasi Aritoteles, M.Kes, PhD didampingi prodi masing-masing. Di samping itu juga diumumkan para mahasiswa yang berprestasi.

Usai prosesi yang berlangsung khidmat tersebut dilanjutkan dengan Orasi Ilmiah oleh Naskah Orasi Ilmiah oleh Trilia, Ph.D dengan Judul : “Dari Genggaman untuk Perlindungan: Aplikasi Bugahsanlah dalam Membangun Budaya Sekolah Aman”

Sembari mengucapkan puji syukur kepada Allah akademisi yang meraih PhD dari Malaysia juga mengucapkan  Syalawat teriring salam kita sanjungkan kepada suri tauladan kita Nabi besar Muhammad SAW, seorang manusia biasa menjadi luar biasa karena kebiasaan-kebiasaannya.

Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya, dalam orasi ilmiah ini berjudul “Pengembangan Aplikasi Bugahsanlah terhadap Pencegahan Kekerasan Seksual di Sekolah.”

Wanita yang juga menempuh pendidikan S1 di FKIP Biologi Unsri ini mengemukakan sekolah semestinya menjadi rumah kedua bagi anak-anak kita. Di sanalah mereka belajar, tumbuh, dan menemukan jati diri. Sayangnya, kita harus jujur mengakui bahwa kekerasan seksual masih menjadi ancaman nyata bagi anak, baik di sekolah maupun di rumah, yang seharusnya menjadi tempat paling aman.

Yang paling memprihatinkan bukan hanya kejadiannya, tetapi kesunyiannya. Banyak korban memilih diam. Mereka diam karena malu. Mereka diam karena takut tidak dipercaya. Mereka diam karena khawatir aibnya tersebar, atau karena pelakunya adalah orang dekat yang seharusnya melindungi.

Saat seorang anak memilih diam, lukanya tidak hilang. Luka itu tersimpan dan muncul dalam bentuk lain: prestasi menurun, menarik diri dari pergaulan, cemas, depresi, sampai hilangnya harapan bahkan sampai melakukan percobaan bunuh diri.

Negara sebenarnya sudah hadir lewat regulasi. Kita punya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan, yang mewajibkan setiap sekolah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan.

Namun aturan saja tidak cukup. Pertanyaannya: bagaimana caranya agar seorang anak yang terluka berani bicara? Dari need assessment yg kami lakukan terhadap guru, orangtua, siswa dan para pakar serta pertanyaan inilah aplikasi Bugahsanlah lahir.

Kemudian dosen di Prodi Keperawatan ini menguraikan secara teknis pemanfaatan IT untuk mengatasi measalah tersebut secara panjang lebih dan juga keunggulan menggunakan cara tersebut.

Usai itu dilanjutkan dengan sambutan Dekan Vokasi Aristoteles. Pria pengguna nama Filsuf Yunani yang terkenal tersebut berpesan kepada para wisudawan. Bahwa momen ini bukan proses akhir belajar tetapi justru menjadi tonggak awal untuk perjuangan yang sesungguhnya. Jangan berhenti belajar dan terus melakukan inovasi sehingga keberadaan kalian akan membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor UMAD Dr. Ir. Mukhtaruddin Muchsiri, MP. Pertama-tama, atas nama pimpinan universitas, saya mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti pelantikan dan angkat sumpah pada hari ini.

Momentum ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan awal dari tanggung jawab dan pengabdian yang lebih besar. Sumpah yang diucapkan hendaknya menjadi komitmen untuk menjunjung tinggi etika, menjaga integritas, bekerja secara profesional, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sumpah yang Saudara ucapkan hari ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan janji moral yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT, profesi, dan masyarakat.

Jadilah tenaga profesional yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki empati dan kepedulian terhadap sesama. Teruslah belajar, kembangkan kompetensi, dan jagalah nama baik almamater di mana pun Saudara berada.

Khususnya di bidang kesehatan, ingatlah bahwa di balik setiap tugas dan pelayanan, ada manusia yang membutuhkan pertolongan, perhatian, dan harapan. Karena itu, layanilah masyarakat dengan ilmu, keterampilan, akhlak yang mulia, dan ketulusan hati.

Kami berharap lulusan Fakultas Vokasi UM-AD Palembang mampu menjadi tenaga profesional yang kompeten, berdaya saing, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Ingatlah, keberhasilan sejati bukan hanya tentang seberapa tinggi ilmu yang kita miliki, tetapi juga seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan kepada sesama.

Pada kesempatan ini, kami juga menyampaikan terima kasih kepada para dosen, tenaga kependidikan, Dinas Kesehatan, rumah sakit mitra, serta seluruh pihak yang telah mendukung proses pendidikan dan pembentukan karakter mahasiswa.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan keberkahan kepada kita semua. Selamat menjalankan amanah dan mengamalkan ilmu. Semoga setiap langkah pengabdian Saudara menjadi amal kebaikan yang bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.

Untuk memberikan uraian tentang suka duka dan cerita perjuangan juga diberikan kesempatan kepada lulusan terbaik yakni Eva untuk memberikan kesan dan pesan pada momen tersebut. Kemudian dilanjutkan jeda  penampilan seni. Usai sambutan sampai pada pungkasan acara dan dilanjutkan foto bersama dan acara ramah tamah,

Foto: DOK UMAD Palembang

Teks/Editor: Sarono P Sasmito

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here