Beranda Lubuklinggau Sah Kantongi 100 Persen Suara, Yayasan Berikan Target  untuk Dr Yunus

Sah Kantongi 100 Persen Suara, Yayasan Berikan Target  untuk Dr Yunus

405
0
Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Ketua (P3K) STAI BS Lubuklinggau yang juga Wakil Sekretaris Yayasan PPT BSMR, H Rehal Ikmal, SH, M.Si,. Foto:Ist, Reporter: Rehanudin Akil, S.H., SWARNANEWS.CO.ID, Selasa (21/10/2025)

SWARNANEWS.CO.ID, LUBUKLINGGAU – Dr Muhammad Yunus, M.Pd.I., telah sah terpilih secara aklamasi yaitu 65 persen suara dari senat Sekolah Tinggi Agama Islam Bumi Silampari (STAI BS) Lubuklinggau, dan 35 persen dukungan suara dari pengurus Yayasan Pembina Pendidikan Tinggi Bumi Silampari Musi Rawas (Yayasan PPT BSMR).

Namun seperti kata pepatah tiada makan siang gratis, dukungan besar dan mutlak atau aklamasi itu sekaligus meletakkan beban berat dan terukur untuk Dr Yunus, demikian disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Ketua STAI BS Lubuklinggau yang juga Wakil Sekretaris Yayasan PPT BSMR, Rehal Ikmal, S.H., M.Si., Selasa (21/10/2025).

Keabsahan Dr Muhammad Yunus, M.Pd.I., menjadi Ketua STAI BS Lubuklinggau periode 2025-2029, pertama berdasarkan Surat Ketua Senat Nomor: 021/SNT/STAI-BS/X/2025, yang menyampaikan hasil pemilihan Ketua STAI BS Lubuklinggau dalam forum rapat tertutup senat, dengan hasil akhir M Yunus dipilih oleh seluruh anggota senat yang berjumlah 9 (sembilan) orang senat setara dengan 65 persen suara keseluruhan.

Kemudian kedua, berdasarkan berita acara rapat tertutup Pengurus Yayasan PPT BSMR Nomor : 6/BA/YPPT-BSMR/X/2025 tanggal 18 Oktober 2025, tentang pemilihan calon Ketua STAI BS Lubuklinggau periode 2025-2029 oleh Pengurus Yayasan PPT BSMR, dengan hasil akhir Dr Muhammad Yunus, M.Pd.I., dipilih oleh seluruh pengurus yayasan sejumlah 5 (lima) orang setara dengan 35 persen total suara.

“Dengan demikian gabungan 65 persen suara dari senat STAI BS Lubuklinggau dan 35 persen suara dari pengurus Yayasan PPT BSMR maka jumlahnya menjadi 100 persen,” ujar Rehal Ikmal.

Dijelas Rehal Ikmal pula secara teknis baik di forum senat STAI BS Lubuklinggau maupun forum pengurus Yayasan PPT BSMR calon ketua diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi, misi serta programnya.

“Namun bedanya, saat paparan di hadapan pengurus yayasan, ada sesi tanya jawab. Sehingga terjadi diskusi cukup alot untuk Pak Dr Muhammad Yunus,” timpal Rehal.

Lalu apa beban kerja dan menjadi target yang diletakkan Yayasan PPT BSMR kepada Dr Muhammad Yunus selaku Ketua STAI BS Lubuklinggau periode 2025-2029?

Forum rapat yang digelar di ruang rapat Yayasan PPT BSMR itu, menitipkan mandat dua pekan setelah terpilih Dr Yunus harus melakukan konsolidasi internal di Kampus STAI BS Lubuklinggau.

Lalu dua pekan berikutnya Dr Yunus diminta memperbaiki, menajam dan memantapkan visi, misi serta program termasuk mencantumkan komposisi personalia manajemen kampus.

Pekan ke lima, lanjut Rehal Ikmal, Dr Yunus diminta paparan kembali mengenai time schedule kegiatan 2025 hingga 2029 di hadapan para pengurus yayasan.

“Jadi efektvitas kepemimpinan Dr Muhammad Yunus, M.Pd.I,  start dari Desember 2025, lalu pada tahun 2026 dan seterusnya masa kepemimpinan harus menyampaikan secara rinci kegiatan perbulan yang sesuai dengan visi dan misinya,” urai Rehal Ikmal.

Sehingga kata Rehal, pola kerja dan target Ketua STAI BS Lubuklinggau, Dr Muhammad Yunus, M.Pd.I., lebih terukur dan tetap dalam koridor visi, misi dan program yang diusungnya.

“Sebutlah misalnya soal trasformasi kelembagaan kampus minimal ingin dijadikan institut maksimal menjadi universitas. Nah harus jelas dan terukur kapan dimulai dan kapan target untuk terwujud,” ujar eks Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Pemprov Bengkulu.

Kemudian lanjut Rehal Ikmal, mengenai pengadaan tanah untuk perluasan fisik kampus. Bahkan dibahas pula rencana upaya pendirian PTN.(*)

Teks dan Editor: Rehanudin Akil, S.H.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini