Swarnanews.co.id-LpALEMBANG – Kondisi infrastruktur drainase di kawasan Jl. Brigjen Hasan Kasim, Kota Palembang, Sumatera Selatan, kini tengah menjadi sorotan warga. Berdasarkan pantauan di lokasi, saluran air (parit) yang berada tepat di sisi jalan utama tersebut tampak dipenuhi tumpukan sampah plastik dan limbah rumah tangga yang menyumbat aliran air secara total.
Kondisi ini sangat kontras dengan keramaian lalu lintas di jalan tersebut yang selalu padat oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Tumpukan sampah yang dibiarkan menumpuk hingga ditumbuhi rumput liar ini memicu kekhawatiran warga akan datangnya banjir dan aroma tidak sedap yang mulai menyengat.
Dari foto-foto yang diambil di lokasi, terlihat jelas bahwa drainase tidak lagi berfungsi sebagai penyalur air hujan. Sampah kemasan makanan, botol plastik, hingga kantong kresek menyumbat gorong-gorong. Hal ini tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga menjadi sarang nyamuk dan bibit penyakit.
Seorang warga yang sering melintas di area tersebut menyayangkan minimnya kesadaran untuk menjaga kebersihan saluran air di jalur strategis ini.
“Kalau hujan deras sedikit saja, air pasti meluap ke jalan karena lubang paritnya sudah tertutup sampah semua. Takutnya jalanan jadi cepat rusak dan mengganggu keselamatan pengendara,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, tumpukan sampah tersebut terlihat masih menyumbat aliran air. Warga berharap Pemerintah Kota Palembang melalui dinas terkait segera turun tangan untuk melakukan pengerukan dan pembersihan sebelum memasuki puncak musim penghujan.
Selain tindakan dari pemerintah, edukasi kepada masyarakat dan pedagang di sekitar lokasi untuk tidak membuang sampah ke saluran air juga menjadi kunci agar masalah menahun ini tidak terus terulang. Jangan sampai Jl. Brigjen Hasan Kasim yang merupakan akses penting di Sumatera Selatan ini lumpuh hanya karena masalah sampah yang terabaikan.((*/riz)






