Home Palembang Lorong Kehakiman Kemuning Palembang Berubah Jadi ‘Wahana’ Lumpur dan Lubang Maut

Lorong Kehakiman Kemuning Palembang Berubah Jadi ‘Wahana’ Lumpur dan Lubang Maut

56
0

Swarnanews. Co. Id-PALEMBANG, 4 Juni 2026 – Kondisi infrastruktur jalan pemukiman di Kota Palembang kembali menuai keluhan dari warga. Kali ini, kerusakan parah terlihat jelas di Lorong Kehakiman, Kelurahan Pipa Jaya, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Jalan yang menjadi akses utama warga sekitar tersebut kini kondisinya memprihatinkan dan menyerupai kubangan air.

Berdasarkan pantauan langsung dan laporan dari warga setempat, permukaan jalan yang dulunya merupakan aspal atau cor beton kini telah hancur lebur. Lapisan atas jalan tampak mengelupas sepenuhnya, menyisakan tanah becek, bebatuan tajam yang berserakan, serta pecahan material jalan yang rusak.

Kerusakan ini diperparah saat hujan turun. Air hujan langsung menggenangi lubang-lubang besar dan dalam di sepanjang lorong, menciptakan kubangan air keruh berwarna cokelat mirip lumpur. Kondisi ini membuat jalan menjadi sangat licin dan sulit diprediksi kedalamannya oleh pengendara.

Menurut penuturan salah seorang warga setempat yang kerap melintasi jalur tersebut, kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama namun belum mendapatkan perhatian serius atau perbaikan dari pihak terkait.

“Kalau lewat sini harus ekstra hati-hati, Mas. Jalannya tidak hanya berlubang, tapi juga licin karena tanahnya naik ke permukaan. Sangat rawan bagi pengendara motor, apalagi kalau malam hari karena minim penerangan. Kami seperti melewati kubangan di tengah kota,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Kondisi ini jelas sangat mengganggu mobilitas harian masyarakat. Lorong Kehakiman yang berada di kawasan strategis Kecamatan Kemuning seharusnya mendapatkan fasilitas jalan yang layak demi menunjang aktivitas perekonomian dan sosial warga.

Warga sangat berharap Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dapat segera turun ke lapangan guna meninjau dan melakukan pengaspalan atau pengecoran ulang. Mereka berharap perbaikan segera dilakukan sebelum jatuhnya korban jiwa akibat kecelakaan di jalur tengkorak pemukiman tersebut. (*/riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here