Home Ogan Ilir Jelang Musda IV MUI OI, Mendamba Ulama Tetap Posisi Sentral Jadi Solusi...

Jelang Musda IV MUI OI, Mendamba Ulama Tetap Posisi Sentral Jadi Solusi Masalah Umat dan Bangsa

110
0

POSISI SENTRAL: Dari sejarah hingga kekinian posisi ulama tetap sentral dalam kehidupan termasuk dalam kepemimpinan nasional. Oleh karena itu Musda IV MUI Ogan Ilir diharapkan menghasilkan bebagai rekomendasi dalam mengatasi persoalan sosial dan keagamaan yang terjadi di daerah berjuluk Kota Santri ini.

SWARNANEWS.CO.ID, INDRALAYA,  — Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) IV Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ogan Ilir (OI) beberapa hari lagi.  Pergantian kepengurusan untuk masa khidmat 2026–2031 mulai menjadi perhatian, terutama terkait figur dan arah kepemimpinan MUI OI lima tahun ke depan. Di samping itu menghadapi berbagai permasalahan umat dan bangsa diharapkan organisasi yang mewadahi para ulama itu mampu menghasilkan fatwa dan masukan mengatasi permasalahan bangsa baik di tingkat lokal maupun nasional.

Selain itu sejumlah pandangan mulai bermunculan menjelang pelaksanaan Musda. Salah satu gagasan yang mengemuka adalah perlunya keterlibatan ulama senior secara lebih kuat dalam struktur kepengurusan mendatang.

Di sisi lain, terdapat pula pandangan agar kepemimpinan ulama muda tetap dapat dilanjutkan, dengan mempertimbangkan pengalaman kepengurusan MUI OI masa khidmat 2021–2026.

Bendahara Umum MUI OI periode 2021–2026, Dr. H. Muhamad Abduh, S.Ag., M.Ag., mengatakan keberhasilan program kerja lima tahun terakhir dapat menjadi modal pengalaman bagi kepengurusan berikutnya.

Menurutnya, kombinasi pengalaman ulama senior dengan energi ulama muda dapat memperkuat kiprah MUI OI.

“Sinergisitas ulama senior dan ulama muda membuat MUI OI lebih berkiprah,” ujarnya.

Ogan Ilir sendiri memiliki dua pondok pesantren besar, yakni Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga dan pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya dengan UQI-nya.

Keberadaan dua lembaga tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan penting dalam kehidupan keumatan di Ogan Ilir. Banyak figur ulama dari kedua pesantren tersebut dinilai memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam wadah MUI OI.

Dr. H. Muhamad Abduh, S.Ag., M.Ag.

Menurut Abduh, Musda IV tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepengurusan. Forum tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan ulama sekaligus memperjelas arah gerak MUI OI lima tahun mendatang.

PECAHKAN MASSLAH: Posisi ulama tetap penting dalam memecahkan masalah di masyarakat. Seperti tampak pertemuan warga Tanjung Raja dan camat setempat.

MUI OI diharapkan mampu semakin aktif menjalankan peran amar makruf nahi munkar serta menjadi mitra pemerintah daerah dalam menjaga kehidupan masyarakat.

Abduh mengakui, selama kepengurusan 2021–2026, pelaksanaan sejumlah program kerja masih menghadapi keterbatasan anggaran.

Karena itu, ia berharap kemitraan antara MUI OI dan Pemkab Ogan Ilir ke depan dapat semakin baik sehingga keterbatasan tersebut tidak kembali menjadi penghambat pelaksanaan program.

Musda IV MUI OI 2026 pun diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang dapat memperkuat marwah ulama di tengah masyarakat.

Sejumlah tokoh senior Ogan Ilir turut memberikan apresiasi terhadap kepengurusan MUI OI 2021–2026. Mereka berharap kepengurusan mendatang lebih proaktif menjalankan fungsi utama MUI, terutama dalam menjaga kehidupan keumatan dan kondusivitas Ogan Ilir sebagai daerah yang dikenal dengan motto Kota Santri.

DUKUNG PENUH KIPRAH MUI OI: Sarono P Sasmito dan Gusti M Ali pada salah satu ICMI di Perkantoran Pemkab OI.

Sarono P Sasmito aktifis pendidikan, jurnalis dan pengelola Pondok Pesantren Modern Albasya di Payakabung mengharapkan Musda kali menghasilkan berbagai rekomendasi penting menghadapi permasalahan umat dan bangsa yang makin beragam.

“Umat dan bangsa ini membutuhkan jangkar wawasan dan pemahaman nilai-nilai Keislaman yang menghindarkan mereka terombang-ambing di tengah gelombang zaman yang makin destruktif,” ujarnya. (Sumber Radar Bahtera diperkaya dengan ilustrasi relevan. Editor: Sarono P Sasmito)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here