Home Ekonomi Tantangan Pasar Modal di 2026 Besar, Investor Tetap Bertumbuh di Atas 50...

Tantangan Pasar Modal di 2026 Besar, Investor Tetap Bertumbuh di Atas 50 Persen

33
0
Foto bersama BEI OJK, peserta CMSE 2026

SWARNANEWS.CO.ID, JAKARTA – Kegiatan tahunan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026, resmi dibuka, Kamis 5 November 2026. Kegiatan bertema “Satu Langkah Investasi, Berjuta Peluang Masa Depan”, tetap digelar tahun ini meski dihadapkan pada tantangan pasar modal.

Edi Manindo Harahap, Deputi Komisioner Pegawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal OJK menyatakan, tahun 2026 ini tahun yang menguji ketahanan pasar modal Indonesia. Mulai dari volatilitas, persoalan geopolitik hingga masalah integritas pasar modal yang dipertanyakan.

“Tapi di balik itu, ada kepercayaan masyarakat terhafap pasar modal tanah air yang tidak surut,” kata Edi, saat pembukaan CMSE 2026, Kamis siang 5 November 2026 di Jakarta. Kegiatan ini juga disiarkan langsung secara daring melalui kanal Youtube IDX Channel.

Kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal Indonesia ditunjukkan dengan pertumbuhan jumlah SID (Single Investor Identification) berjumlah 33,36juta, atau alami pertumbuhan 63 persen lebih. Dan ini didominasi generasi muda.

Pertumbuhan jumlah investor tertinggi justru datang dari luar Pulau Jawa. Ia menyebut, Aceh dan NTB daerah yang alami lonjakan investor.

Sementara nilai penawaran umum (penghimpunan dana) di pasar modal Indonesia sebesar Rp 209 triliun, dengan 962 perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

“Itu menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat yang dijaga bersama,” ujar Edi.

Atas dasar itulah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyiapkan 8 rencana transformasi pasar modal Indonesia, yakni: peningkatan batas minimum, penguatan transparansi, keterbukaan kepemilikan saham, pererat tata kelola untuk memperkuat kepercayaan investor, penegakan peraturan dan pengenaan sanksi, demutualisasi BEI, kolaborasi strategis pemangku kepentingan.

Sementara dari sisi penegakan hukum, sepanjang 2026, OJK telah mengenakan sanksi 216 sanksi dengan nilai denda Rp 2,23 triliun.

“Melalui penegakan hukum di pasar modal, tidak ada ruang untuk manipulatif,” tegasnya.

Para penerima penghargaan Galeri Investasi Teraktif 2026

Edi pun berharap masyarakat lebih aman dan tenang berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia pun membagikan lima tips dalam melakukan investasi pasar modal, yakni

1.       Mulai investasi dengan kosisten, investasi tidakharus bsar tapi run lakah kecil
2.       Perhatikan turun naik perdagangan pasar dengan tenang. Saat terkoreksi itu bukanlah akhir perjalanan, pahami resikonya.
3.       Jaga tujuan utama investasi, jangan atepancing rumor, jangan terpengaru keutungan instan
4.       Terus belajar dan waspada, masuknya kecerdasan buatan (AI) memudahkan modus penipuan muncul. Ingatlah prinsip prinsip 2L (legal dan logis), pastikan perusahaan yang diikuti beriizin OJK.
5.       Tumbuh bersama, industri dan investor.

Sementara itu Direktur Utama PT BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, kegiatan CMSE menjadi ajang berdiskusi dengan narasumber serta bersilaturahmi dengan para investor.

“Tahun ini penuh dinamika. Dilihat pertumbuhan pasar modal masih baik, secara fundamental naupun kinerja perusahaan di bursa cukup baik. Transaksi harian naik 70 persen, dengan imvestor tumbuh di atas 50 persen,” kata Jeffrey.

Sementara tekanan terkait kredibilitas pasar modal Indonesia, BEI dan OJK memberi perhatian serius. BEI meningkatkan transparansi likuiditas serta efektivitasnya.

Banyak hal yang telah dilakukan BEI, dari sisi likuiditas BEI melakukan pendalaman pasar, di sisi demand juga dilakukan perbaikan. “Saat inj float price sidah tidak ada lagi,” ujar Jeffrey.

Ia juga mengungkapkan, selama 3 hari pelaksanaan CMSE 2026, melibatkan 88 booth, juga afa lima UMKM tergabung dalam IDX Incubator yang dilibatkan, agar semua pihak paham dengan pasar modal.

Dalam kesempatan itu juga diumumkan galeri investasi bursa efek berprestasi selama 2026 untuk berbagai kategori.

Berikut Nama Galeri Investasi Teraktif selama 2026:

– Galeri Investasi SMK 4 Jakarta
– Galeri Investasi SMA Ngeri 5 Palu
– Galeri Investasi SMA Kristen Idnis Bina bakti, Jawa Barat
– Galeri Investasi SMA Katolik Xaverius padang
– Galeri Investasi SMA Negeri 2 Palangkaraya, Kalimantan Timur
– Galeri Investasi MAN Negeri Pontianak, Kalimatan Barat
– Galeri Investasi SMA Katolik Vrateran Surabaya Jatim
– Galeri Investasi SMA Negeri 4 Pangkal Pinang
– Galeri Investasi MAN Negri 2 Banjarmaisin, Kalimantan Selatan
– Galeri Investasi SMA Negeri 6 Bandar Lampung.

Sementara Galeri Investasi Teraktf kategori Syariah, diraih Fakultas Ekonomi Bisnis UIN SUnan Kudus Jawa Tengah I.

Galeri Investasi Teraktif Kategori Pengelolaan Medsos, Fakultas Ekonomi Bisnjs UIN Yogyakarta. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here